Sabtu, 06 Oktober 2012

Bahasa Lampung

http://tutorial-lampung.blogspot.com/
Tungga moloh kham puakhi

Artikel sebeumnya saya membahas tentang pakain adat pengantin lampung dan Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang bahasa lampung / cawa kham lappung, lampung sendiri mempunyai banyak sekali bahasa daerah dan mempunyai abjad/aksara lampung, tapi sayang abjad lampung sekarang jarang di pakai oleh orang lampung sendiri tetapi untungnya saat ini dari sekolah dasar sampai menengah masih diajarkan aksara /abjad lampung. kita tinggalkan dulu masalah aksara lampung kita kembali ketema kita tentang bahasa lampung, lampung memiliki bahasa sendiri yang disebut cawa lappung dan lampung saat ini memiliki dua belas kabupaten dan dua kota madya itu kalau ga salah, soalnya dilampung sekarang lagi genjar-genjarnya pemekaran, o iya untuk bahsa lampung pada dasarnya di bedakan oleh beberapa dialaek diantanya dialek A ( Api ) dan dialek O ( Nyo ) , menurut Dr Van Royen ,kemudian dari kedua dialek terbut terbagi lagi menjadi :

A. Dialek Belalau (Dialek Api), terbagi menjadi:
  1. Bahasa Lampung Logat Belalau dipertuturkan oleh Etnis Lampung yang berdomisili di Kabupaten Lampung Barat yaitu Kecamatan Balik Bukit, Batu Brak, Belalau, Suoh, Sukau, Ranau, Sekincau, Gedung Surian, Way Tenong dan Sumber Jaya. Kabupaten Lampung Selatan di Kecamatan Kalianda, Penengahan, Palas, Pedada, Katibung, Way Lima, Padangcermin, Kedondong dan Gedongtataan. Kabupaten Tanggamus di Kecamatan Kotaagung, Semaka, Talangpadang, Pagelaran, Pardasuka, Hulu Semuong, Cukuhbalak dan Pulau Panggung. Kota Bandar Lampung di Teluk Betung Barat, Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Utara, Panjang, Kemiling dan Raja Basa. Banten di di Cikoneng, Bojong, Salatuhur dan Tegal dalam Kecamatan Anyer, Serang.
  1. Bahasa Lampung Logat Krui dipertuturkan oleh Etnis Lampung di Pesisir Barat Lampung Barat yaitu Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Utara, Pesisir Selatan, Karya Penggawa, Lemong, Bengkunat dan Ngaras.
  1. Bahasa Lampung Logat Melinting dipertuturkan Masyarakat Etnis Lampung yang bertempat tinggal di Kabupaten Lampung Timur di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kecamatan Jabung, Kecamatan Pugung dan Kecamatan Way Jepara.
  1. Bahasa Lampung Logat Way Kanan dipertuturkan Masyarakat Etnis Lampung yang bertempat tinggal di Kabupaten Way Kanan yakni di Kecamatan Blambangan Umpu, Baradatu, Bahuga dan Pakuan Ratu.
  1. Bahasa Lampung Logat Pubian dipertuturkan oleh Etnis Lampung yang berdomosili di Kabupaten Lampung Selatan yaitu di Natar, Gedung Tataan dan Tegineneng. Lampung Tengah di Kecamatan Pubian dan Kecamatan Padangratu. Kota Bandar Lampung Kecamatan Kedaton, Sukarame dan Tanjung Karang Barat.
  1. Bahasa Lampung Logat Sungkay dipertuturkan Etnis Lampung yang Berdomisili di Kabupaten Lampung Utara meliputi Kecamatan Sungkay Selatan, Sungkai Utara dan Sungkay Jaya.
  1. Bahasa Lampung Logat Jelema Daya atau Logat Komring dipertuturkan oleh Masyarakat Etnis Lampung yang berada di Muara Dua, Martapura, Komring, Tanjung Raja dan Kayuagung di Provinsi Sumatera Selatan.
B. Dialek Abung (dialek Nyo), terbagi menjadi:
  1. Bahasa Lampung Logat Abung Dipertuturkan Etnis Lampung yang yang berdomisili di Kabupaten Lampung Utara meliputi Kecamatan Kotabumi, Abung Barat, Abung Timur dan Abung Selatan. Lampung Tengah di Kecamatan Gunung Sugih, Punggur, Terbanggi Besar, Seputih Raman, Seputih Banyak, Seputih Mataram dan Rumbia. Lampung Timur di Kecamatan Sukadana, Metro Kibang, Batanghari, Sekampung dan Way Jepara. Lampung Selatan meliputi desa Muaraputih dan Negararatu. Kota Metro di Kecamatan Metro Raya dan Bantul. Kota Bandar Lampung meliputi kelurahan Labuhanratu, Gedungmeneng, Rajabasa, Jagabaya, Langkapura, dan Gunungagung (kelurahan Segalamider).
  1. Bahasa Lampung Logat Menggala Dipertuturkan Masyarakat Etnis Lampung yang bertempat tinggal di Kabupaten Tulang Bawang meliputi Kecamatan Menggala, Tulang Bawang Udik, Tulang Bawang Tengah, Gunung Terang dan Gedung Aji.

Itu masih menurut Dr Van Royen, ( http://id.wikipedia.org/wiki/Rumpun_baha sa_Lampung ) tetapi menurut saya Dr Van Royen hanya membagi dua dialek kemudian dari masing-masing dialek diklasifikasi kan lagi hanya sebagai garis besarnya saja, karena di lampung sendiri masih banyak sekali bhasa-bahasa daerah yang berbeda-beda, seperti contoh di daerah kab.tanggamus kec.wonosobo di desa sukabumi dengan desa Pdang manis, itu bahasanya sudah terdapat perbedaaan, sebagai contoh bahasa :
" disana " :
Ds.Sukabumi       : Udo
Ds.Padang Manis : Udi
itu hanya sebagai contoh dan masih banyak lagi perbedaan yang lain seperti di Kec.Kota agung dengan Kec.gedong tataan, sebagai contoh bahsa :
" sekarang "
Kec.Kota agung      : Tanno
Kec.Gedung tataan : Ganta
dan hampir di setiap kabupaten lampung mempunyai ciri khas tersendiri dalam bahasa daerahnya, menurut saya hal tersebut ada sisi positif dan negatifnya, sisi positifnya terdapat keanekaragaman bahasa, sedangkan sisi negatifnya akan membingungkan bagi endatang untuk mempelajari bahasa lampung karena di setiap kabupatennya bahasa berbeda-beda.karena lampung sendiri tidak mempunyai bahasa persatuan lampung.
dan di zaman sekarang ini bahasa lampung sungguh meperihatinkan, betapa tidak anak asli lampung banyak yang tidak bisa berbahasa lampung dan kadang-kadang orang tuanya pun tidak mengajarkan bahasa lampung ke anak cucunya (mak kham sapa lagi si haga ngelestari ko bahasa kham jo), dan kadang-kadang anak anak lampung kurang bangga dengan bahsanya sendiri, sebagai contoh seseorang dari kampung belajar atau kuliah di kota hanya beberapa tahun bahkan hanya bebera bulan, sewaktu dia pulang kampung dia sok-sok lupa bahasa lampung dan menggunakan bahsa indonesia ( nyin di cawako jama kota halok puakhi), dan sebagai contoh lagi di pelabuhan bakauheni lampung, sewaktu kita turun dari kapal yang kita dengar malah bahsa jawa bukan bahasa lampung, di pasar pasar tradisional juga yang sering kita dengar bahsa jawa, ini sungguh ironis dan menyedihkan. mula haku la puakhi kipakkham merantau dang sappai kham mak ngelajakhi anak kham bahasa lappung kik kham sangon jama lappung khik mukahud jama bahasa lappung jo, seperti saya ini asli lampung istripun lampung tinggal di bekasi, saya selipkan sedikit bahasa lampung dinama anak saya (rizqi tama helau dinata)supaya dia tau bahwa dia adalah orang lampung bukan orang bekasi.
Yado puakhi nyak khadu kedogok sampai didija gaoh kham ngebahasa bahasa lappung jo. mahap kik wat salah salah/ 
Ya sampai disini saja kita membhasa bahasa lampung karena saya sudah ngantuk, maaf bila ada salah


dang lupa baca munih 
artikel terkait nyin kham lebih kenal lawan propinsi lampung kahud jo
baca juga artikel terkait 
biyar kita lebih mengenal propinsi lampung



Baca Munih Puakhi:

Reaksi:
0 Blogger
Twitter
Facebook

0 komentar:

Poskan Komentar

Pembaca Yang Baik Selalu Meninggalkam Komentar Dan Jangn Lupa Di Like & Share Artikel

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda Semoga Bermanfaat Dan Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Anda